Dir Reskrim Polda Lampung Amankan Puput Ilegal Siap Dijual Kabupaten Pringsewu

0
92

TRABAS.CO, BANDARLAMPUNG – Direktorat Reserse Krimimal Khusus Polda Lampung, berhasil mengamankan pupuk ilegal berupa 500 liter bahan baku pembuat pupuk, 1.725 pupuk padat, 880 pupuk cair, 529 Pcs pupuk serbuk yang siap di jual di Kabupaten Pringsewu, Lampung, pada Senin (24/01/2022).

Direktur Reserse Krimimal Khusus Polda Lampung, Kombes Pol. Ari Rachman Nafarin melalui Wadir Krimsus, AKBP Popon Ardianto Sunggoro mengatakan peredaran pupuk PT.Gahendra Abadi Jaya (GAJ) tanpa izin penjualan,yang tidak terdaftar di Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia (RI).

“GAJ memasarkan pupuk dengan kisaran harga Rp100 ribu dan diedarkan di Kabupaten Pringsewu sejak tahun 2019, ” kata Popon saat Konferensi Pers di Mapolda Lampung, Senin (24/1/2022).

Pengungkapan ini, menurut Popon berdasarkan laporan dari masyarakat bahwa PT. GAJ diduga memproduksi pupuk ilegal di Desa Pering Kumpul, Kecamatan Pringsewu Selatan, Kabupaten Pringsewu,”

“Adapun barang bukti yang berhasil kami amankan berupa 500 liter bahan baku pembuat pupuk, 1.725 pupuk padat, 880 pupuk cair, 529 Pcs pupuk serbuk yang siap di jual terdiri dari berbagai merk dan kemasan, dan alat-alat pembuat (Label, kemasan, karung, botol, dan mesin jahit karung), ” terangnya.

Ia menjelaskan bahwa saat ini petugas masih melakukan pendalaman dan akan memanggil direksi dari PT. GAJ. Hal ini terbukti melanggar Pasal 122 Jo Pasal 73 Undang-undang RI No. 22 Tahun 2019 dan Pasal 8 ayat (1) huruf a Undang-undang RI No.8 Tahun 1999.

“Untuk tersangka belum bisa kita tetapkan karena statusnya masih dalam pendalaman. Tetapi dari barang bukti yang berhasil kita amankan sudah memenuhi unsur,” ujarnya.

Popon menghimbau masyarakat agar tidak cepat percaya dengan produk yang menawarkan harga lebih murah dari harga pupuk yang beredar dipasaran dan harus lebih cerdas mencermati lebel produk yang ditawarkan.

“Selain merugikan, akibat penggunaannya juga bisa berpengaruh dengan lahan yang menjadi sumber penghidupan masyarakat khususnya para petani,”ungkapnya.(Feb/Bay)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here