Pemkot Metro Gelar Launching Acara Bank Sampah Induk Nusa PKK Kota Metro

0
108

Trabas.co, Metro — Pemerintah Kota (Pemkot) Metro menggelar acara launching Bank Sampah Induk Nusa (Nuwo Sampah) PKK Metro. Acara berlangsung di Aula TP PKK Kota Metro, Jumat (25/02/2022).

Launchingnya Bank Sampah Induk Nusa PKK Kota Metro ini juga bertepatan dalam rangka peringatan Hari Peduli Sampah Nasional. Pada kesempatan tersebut, Walikota Metro meresmikan secara langsung Bank Sampah Induk Nusa PKK Kota Metro.

Wahdi Siradjuddin Walikota Metro menyampaikan, dalam rangka peringatan Hari Peduli Sampah Nasional, Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melakukan launching Bank Sampah Induk Nusa PKK Kota Metro.

“Alhamdulillah disini kita berkomitmen bersama untuk menjaga Kota Metro dengan bersih bersih bersih bersih,” ujarnya.

“Pada hari ini juga kita secara serentak melakukan gotong-royong se-Kota Metro,” sambungnya.

Wahdi menjelaskan, dengan adanya Bank Sampah di Kota Metro, dapat meminimalisir pembuangan sampah liar yang kerap terjadi.

“Ya, dengan adanya Bank Sampah di Kota Metro, sangat yakin dan komitmen dapat meminimalisir pembuangan sampah liar yang kerap terjadi. Kalau kita masing-masing sadar tidak membuang sampah sembarangan, ya selesai,” jelasnya.

“Disini kita harus berani berperang menghadapi sampah. Mulai dari diri kita, rumah kita dan lingkungan kita,” sambungnya.

Ditempat yang sama, Irianto Marhasan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Metro menyampaikan, ini adalah Launching Bank Sampah Induk yang membawahi setiap-setiap kelurahan di Kota Metro.

“Disini Bank Sampah unit ada di kelurahan, sedangkan Bank Sampah Induk ada di PKK. Artinya disini ada 23 Bank Sampah,” ujarnya.

Irianto mengatakan, dengan adanya Bank Sampah ini, sampah-sampah yang akan dibawa menuju Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) akan berkurang.

“Kita berharap, dengan adanya Bank Sampah ini, sampah-sampah yang akan dibawa menuju Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) akan berkurang. Yang tadinya dibawa mobil sebanyak 5 ton atau per harinya bisa mencapai 60-70 ton, kita berharap bisa berkurang lebih dari separuhnya. Karena disitu nantinya sudah terurai dari kelurahan sampai ke PKK,” katanya.

Selain itu, Irianto menjelaskan, InsyaAllah minggu depan awal bulan, Operasi Tangkap Tangan (OTT) pembuangan sampah sembarangan akan digerakkan kembali.

“InsyaAllah minggu depan awal bulan kita akan bergerak melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pembuangan sampah sembarangan kembali. Disini kita akan bergerak dengan anak-anak muda, jadi bukan hanya DLH dan Pol-PP saja, kita ajak anak muda dan media juga,” jelasnya.

“OTT ini juga kedepannya akan dilakukan dengan semua lintas sektor,” sambungnya.

Sementara itu, Silfia Naharani Wahdi Ketua TP PKK Kota Metro menyampaikan, dalam rangka peringatan Hari Peduli Sampah Nasional yang jatuh pada tanggal 21 Februari 2022 kemarin, di Kota Metro mengadakan beberapa kegiatan.

“Untuk beberapa kegiatan yang dilaksanakan adalah salah satunya pada hari jumat ini. Yaitu kita melakukan bersih-bersih bersama, yang dilakukan semua OPD, Instansi Pemerintah, BUMN, Pihak Swasta, Komunitas, Dunia Pendidikan serta masyarakat dari tingkat kelurahan,” ujarnya.

Silfia mengatakan, bersih-bersih yang dilakukan pada hari ini konsepnya berbeda dari bersih-bersih yang sebelumnya.

“Jadi bersih-bersih yang dilakukan hari ini adalah konsepnya bersih-bersih mengurangi sampah. Berharap kedepannya, sampah-sampah yang hijau atau organik ini akan dikomposkan. Namun saat ini kita memilah sampah yang an organik dulu,” katanya.

Silfia juga menyampaikan, pada hari ini juga Pemerintah Kota (Pemkot) Metro menggelar launching Bank Sampah Induk Nusa PKK Kota Metro.

“Terkait Bank Sampah Nusa ini tentunya berkat kerjasama dan support dari Pemkot, dalam hal ini adalah Dinas Lingkungan Hidup Kota Metro. Jadi Dinas Lingkungan Hidup inilah yang mengaktivasi dan membina kita di PKK, dan PKK disini sangat support semuanya,” ujarnya.

“Untuk pelaksana yang dibawah dilakukan oleh para anak-anak muda, yang pada waktu itu mengikuti kompetisi Metro Youth Leadership Summit (MYLS). Pada kompetisi MYLS itu, inovasi mereka terkait dengan sampah, yang judulnya adalah Nuwo Sampah (Nusa). Selanjutnya Pemerintah dan PKK mengambil mereka untuk mewujudkan ini (Nusa) Nuwo Sampah,” pungkasnya. (Jm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here