Bentrok Warga dan Aparat PT HIM Tubaba, Ketua SMSI Lampung : Selesaikan Lewat Jalur Hukum, Supaya Jelas

0
65

Trabas.co — Aksi warga terlibat bentrok dengan oknum aparat keamanan Satpam di PT. Huma Indah Mekar (HIM), Desa Penumangan, Tulangbawang Tengah, Tulangbawang Barat, Rabu (2/3/2022) lalu viral di sosial media.

Peristiwa bermula, saat masyarakat mempertanyakan salah satu warga bernama Amin, yang diamankan kepolisian. Amin diamankan atas laporan pihak PT. HIM, masyarakat lalu mendatangi pos Satpam PT. HIM.

Namun, diduga dari pihak PT HIM ada yang memukuli warga, korban yang terluka diketahui bernama Birin yang mengalami alami luka serius di bagian kepala. Situasi ini membuat emosi warga semakin tak terkendali hingga terjadi bentrok.

Ketua SMSI Lampung, Donny Irawan menjelaskan kejadian tersebut bisa menjadi konsen pemkab tubaba dalam menyelesaikan duduk permasalahan soal persengketaan tanah PT HIM dan Masyarakat adat Lima Keturunan Bandar Dewa .

“Perselisihan puluhan warga tubaba dan PT HIM soal persengketaan tanah sebaiknya masuk dalam proses hukum, supaya dapat dibuktikan duduk permasalahannya sehingga tidak memakai jalan anarkis sehingga menjatuhkan korban,” ujar Donny.

Donny juga menyayangkan aksi bentrokan tersebut, masyarakat lagi yang jadi korban sehingga masalah ini harus segera beri keterangan yang jelas dari Perusahaan PT HIM.

“Kejadian ini segera di proses ke hukum soal sengketa tanah yang mengakibatkan kerusuhan di tulang bawang barat,” tambahnya.

Donny berharap agar tidak ada pihak-pihak yang memperkeruh suasana dan tidak ada hal yang dapat mencoreng pemkab Tulang Bawang. Sebelumnya, masyarakat adat Lima Keturunan Bandar Dewa, telah berjuang 40 tahun untuk menguasai kembali 1.100 hektare lahan marganya. Ada pun 1.100 hektar lahan yang mereka yakini di luar hak guna usaha (HGU) PT HIM.

“Diharapkan segera lakukan mediasi, bupati sebagai kepala daerah harus merspon dengan cepat. Jelaskan prosedurnya segala pihak turut serius selesaikan keributan ini, Bupati tubaba, BPN, aparat kepolisian, dan warga adat lima Keturunan Bandar Dewa segera lakukan mediasi dan dibawa ke proses hukum,” tambahnya. (Rls smsi/ab)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here