Pemkot Metro Wacanakan Kebutuhan Lapangan Kerja Para Penyandang Disabilitas

0
87

METRO: Trabas.co.– Pemerintah Kota Metro mewacanakan kedepan, mengakomodir kebutuhan lapangan kerja bagi para penyandang disabilitas.

Hal tersebut disampaikan Asisten I Setda Kota Metro, Supriyadi bahwa, dengan momen kelulusab anak – anak disabilitas di Kota Metro, tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi Pemerintah untuk emngakomodir kebutuhan kerjanya. Artinya, mendapat ruang kesempatan seperti anak – anak lainnya.

Hal ini juga telah di mandatkan dalam UUD, untuk memberikan kesempatan bekerja, baik di swasta maupun pemerintah.

“Kits harus bisa mengakomodir anak disabilitas untuk bekerja. Setidaknya 2 persen dari SDM di tiap OPD yang ada dan swasta, sesuai dengan kemampuan atau skill yang dimiliki anak – anak disabilitas tersebut,”katanya. Kamis, 28 Juli 2022.

Pada kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Kota Metro, Silfia Naharani Wahdi menyampaikan, Kota Metro ini merupakan Kota Inklusi, dimana seluruh masyarakat nya saling menghormati dan tidak membeda – bedakan. Khususnya pihak PKK yang terus melakukan pendampingan, agar tidak ada yang membedakan kaum disabilitas.

“Beberapa kegiatan kami berikan kesempatan mereka untuk tampil. Itu merupakan bentuk pemerintahan untuk memberikan panggung dan mereka bisa menunjukkan keahlian kepada masyarakat,”ujarnya.

Ditempat terpisah, Pendiri Yayasan SLB Insan Madani, Sowiyah menyambut baik rencana pemerintah, untuk mengakomodir kebutuhan lapangan kerja bagi kaum disabilitas.

Menurutnya, anak-anak yang sudah lulus itu sebagian besar sudah mandiri. Ada yang bekerja sebagai pembersih mobil dan bisa membantu meringankan kerjaan orang tua.

“Kalau sudah tamat SMA ini mereka bisa diajak komunikasi. Saya sangat setuju jika pemerintah mau menggaet anak berkebutuhan khusus untuk bekerja di pemerintahan. Karena SLB juga memanfaatkan alumni yang bisa dijadikan cleaning servis bisa juga di bidang mengetik dan tentunya sesuai dengan keahlian mereka,”paparnya.

“Anak-anak disabilitas telah dibekali sesuai dengan skil yang dimiliki. Ada juga anak yang lulus, merupakan hafiz Al-Qur’an 30 jus. Ini akan kita kembangkan, bagaimana anak ini kedepannya bisa diberdayakan,”jelas Sowiyah.

Untuk diketahui, saat ini total keseluruhan peserta didik SLB Insan Madani, sebanyak 40 orang yang menjalani pendidikan jenjang SD, SMP dan SMA. (Anes)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here