Airlangga Jadi Capres Favorit Masyarakat

0
398

TRABAS.CO — Warna Research Center kembali melakukan  jajak pendapat tentang Perubahan Persepsi dan Perilaku Memilih Masyarakat  Indonesia seiring memanasnya atmosfir politik Indonesia jelang  memasuki  tahun politik 2004.

Survei digelar pada 02 Januari 2022 – 15 Januari 2022 dengan metode multistage random sampling, melibatkan 2.435 responden yang diwawancarai secara tatap muka serta komunikasi  telepon secara proporsional penyebarannya di 34 provinsi. Margin of error surveinya 2,2 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Rinjani Dwi SE.MSI Direktur Eksekutif WRC, mengatakan pada bagian ini terdapat dua tabel yang menyajikan jenis kelamin dan usia responden.  Jumlah responden sebanyak 2.435 orang. “Pada tabel 1 diperoleh data bahwa jumlah responden yang berjenis kelamin laki-laki sebesar 51,9 persen dan yang berjenis kelamin perempuan sebesar 48,1 persen,” kata Rinjani Dwi dalam keterangan tertulis, Kamis (20/1/2022).

Sementara itu, kata Rinjani, perimbangan jumlah responden berdasarkan jenis kelamin cukup ideal karena masing-masing mendekati angka 50 persen.  Hasil penilitan tentang  parpol & tokoh bakal calon preside dari popularitas diketahui bahwa PDIP masih dikenal dan familiar bagi masyarakat dengan kepopularan 90,2%.

“Diikuti Partai Golkar dengan kepopuleran sebesar  82,9%, PKB 70,9, PKS 67,2%, Demokrat 70,8%, Nasdem 50,3%, PAN 65,8%, PPP 70,2%, Hanura 30,2%, Perindo 29,8%, PBB 20,6%, Berkarya 19,2%, PKPI 10,2%, PSI 9,2%, “ kata dia.

Sementara  partai baru yang berusaha ikut dalam kompetisi Pemilihan Umum terdapat Partai Gelora dikenal  oleh 7,2 %, Prima 11,9%, Garuda 10,2%, Partai Ummat 5,2%. Responden  tidak memilih atau tidak memberikan jawaban sebesar 16,1%. Kepopuleran partai-partai tersebut tidak lain didukung oleh figur para ketua  umumnya yang masih familiar atau dikenal masyakarat.

Dari hasil temuan survey Partai Golkar menjadi partai yang tertinggi paling disukai oleh masyarakat dimana 67,3 persen merasa suka dan dekat kepada Golkar dikarenakan kader-kader Golkar sangat membawa kesejukan di masyarakat dan sangat terkenal sebagai partai yang punya pengalaman dalam pemerintahan. “Selanjutnya disusul oleh Partai Gerindra yang disukai oleh 63,2 persen responden , disusul diurutan ketiga PDI Perjuangan dengan tingkat kesukaan oleh masyarakat sebesar 61,2 %,” ujarnya.

Kemudian PKB 53,7% , PAN 37,2%, PKS Page 5 34,2%, Demokrat 30,6%, PPP 20,2% dan Parpol lainya memiliki tingkat kesukaan masih di bawah 10 persen. “Tingkat elektabilitas Parpol jika pemilu digelar saat jajak pendapat dilakukan dengan simulasi pertanyaan tertutup,” ucapnya.

Airlangga Hartarto

Tingkat elektabilitas Ketua Umum Parpol yang dipilih Jika Pemilu diadakan hari ini adalah Ketua Umum Parpol yang dipilih Jika Pemilu diadakan hari ini, Kamis (20/1/2022). Kepada 2.435 responden ketika dilakukan simulasi nama nama Ketum Parpol dengan pertanyaan Jika digelar Pemilihan Presiden hari ini dari 9 nama Ketum Parpol mana yang akan dipilih?

Maka hasilnya Airlangga Hartarto memiliki elektabilitas serta keterpilihan tertinggi dan dianggap sebagai representasi sosok presiden sebesar 24,3%. “ Prabowo Subianto 22,5%, Agus Harimurti Yudhoyono 8,3%, Zulkifli Hasan 7,4%, Surya Paloh 6,5%, Megawati Soekarno Putri 6,5%, Muhaimin Iskandar 4,7%, Ahmad Syaikhu 5,9%, Suharso Monoarfa 5,3%, dan yang tidak memilih 8,6%,” pungkasnya.

Dengan simulasi antara nama nama Ketua Umum atau tokoh Parpol dan okoh nonketua umum Parpol dengan dan ditanyakan kepada 2.435 responden  “ Jika pemilihan presiden dilaksanakan hari ini, tokoh mana yang akan dipilih ?”. Dari hasil survey didapati Jika Pemilihan Presiden dilakukan hari ini Ketua Umum Golkar.

Airlangga Hartarto dinilai layak menjadi Presiden 2024 dengan jumlah pemilih sebesar 17,9% melampaui Prabowo Subianto yang mendapat 14,1% responden di ikuti Ganjar Pranowo  13,2%, Dudung Abdurrahman 8,6%, Puan Maharani 8,1%, Agus Harimurti Yudhoyono 4,9%,  Muhaimin Iskandar 4,7%, Anies Baswedan 3,5%, Sandiaga Salahudin Uno 1,7%, Zulkifli Hasan 1,7%, Surya Paloh 1,1%, sementara sebanyak 17,6 % responden tidak memilih .

Tingginya tingkat keterpilihan Airlangga Hartarto hari ini dibandingkan dengan tokoh lainnya dalam catatan masyarakat menginginkan penerus tongkat estafet Jokowi adalah tokoh atau Capres yang dianggap lebih tanggap dalam mengatasi masalah perekonomian masyarkat agar bisa meningkat nantinya.

Tingkat elektabilitas Airlangga yang tinggi punya korelasi kuat dengan sosok  presiden yang diinginkan masyarakat dimana berdasarkan hasil survei Warna Research Center (WRC), sebanyak 20,4 persen responden memilih sosok capres yang lebih banyak mengunjungi warga dan melihat masalah di lapangan. Sementara, yang menginginkan dan memilih sosok Capres yang dianggap lebih tanggap dalam mengatasi masalah perekonomian masyrakat agar bisa meningkat dari saat sebanyak (70,2persen), sementara sebanyak 9,4 persen dengan alasan lainnya. (rel/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here