Institut Agama Islam Darul A’mal Metro Lakukan Pengenalan Budaya Akademik Kesiswaan (PBAK)

0
94

METRO: Trabas. Co – Lampung Institut Agama Islam Darul A’mal Metro, secara perdana melakukan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan ( PBAK ) kampus kepada seluruh mahasiswa baru. Kegiatan tersebut di lingkungan dalam rumah kreatif kampus setempat, Minggu ( 4/9) pagi.

Turut hadir Sekertaris Kopertais Wilayah XV Provinsi Lampung, Saidi, M.Ag, Ketua Yayasan Darul A’mal Lampung KH.Gus Sodik,S.Ag, Rektor IAIDA Metro, Toni Wijaya,M.Pd dan seluruh Warek, Kaprodi dan para dosen beserta mahasiswa baru IAIDA Lampung.

Dalam sambutannya, Rektor Institut Agama Islam Darul A’mal ( IAIDA ) Lampung, Toni Wijaya, M.Pd mengucapkan, terima kasih atas kehadiran mahasiswa baru dengan harapan jadi semangat baru dari kampus lainnya.

” Secara pribadi dan umumnya kami ucapkan terima kasih pada seluruh mahasiswa. Walaupun ini tidak sebanding kampus lainnya. Tetapi, kami yakin ini adalah embrio kader – kader terbaik dari IAIDA Lampung. Oleh karena itu, kita harus semangat dan jangan sampai tidak percaya diri.

Kita tidak boleh kalah dengan kampus – kampus lain ,” ujarnya.

Selanjutnya, kehadiran dari Sekertaris Kompertais wilayah XV Saidi,M.Ag juga ikut memberikan arahan kepada seluruh mahasiswa baru, bahwa saat ini dunia ada dalam gengaman kita dan akan sangat pentingnya media sosial dari hal kecil hingga dunia
” Local to Global ” .

” Anda adalah orang yang terpilih pertama didalam akademika IAIDA Lampung. Mudah – mudahan kegiatan ini menjadi baik dan kita diridhoi oleh Allah swt. Apabila ada kekurangan jangan berkecil hati dikarenakan semua masih baru dan itu menjadi pemicu bahwa dari yang ” Local to global. Dari yang kecil kita suarakan pada dunia, bahwa kita mampu. Apalagi dunia digengaman kita melalui media kita bisa upload ke dunia maya. Sehingga bisa manfaatkan dan dapat dilihat semua orang melalui fb, ig dan lainnya,” jelas Saidi.

Sambutan akhir, dari Ketua Yayasan Institut Agama Islam Darul A’mal Lampung, KH Gus Sodik, menyampaikan, sejarah panjang tentang bendiri Yayasan Darul A’mal hingga menjadi IAIDA Lampung.

” Manusia tidak akan berubah nasibnya, jika tidak manusia itu yang merubahnya. Kita ketahui bersama, bahwa perjalanan betapa sulitnya sang pendiri Gus Khusnan dan mbah puteri dalam mendirikan dalam membesarkan ponpes hingga pendidikan tertinggi IAIDA Lampung. Selain itu, santri – santri Ponpes dan mahasiswa Institut Agama Islam Darul A’mal adalah singa putih penjaga rimba ulama. Semoga mahasiswa baru ini menjadi awal bagi keberhasilan Institut Agama Islam Darul A’mal Lampung ,” pungkasnya.(Jm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here