Jelang Pelaksanaan AKM, SDN 3 SindangSari Adakan Simulasi Secara Mandiri 25 Oktober 2021

0
571

TRABAS.CO – Jelang persiapan pelaksanaan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) bulan November tahun 2021, Murniati S.Pd, Kepala Sekolah SDN 3 Sindang Sari,Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, adakan Simulasi AKM selama seminggu secara mandiri,Senin dan Selasa (25 dan 26 Oktober/21).

Murniati S.Pd mengatakan, simulasi AKM di mulai hari senin (25/10) selama 2 hari kedepan, dalam rangka menunjang kompetensi siswa dalam dunia pendidikan, melalui sistem komputer sebagai pengganti Ujian Nasional (UN). Siswa-siswa yang mengikuti simulasi langsung dibimbing Proktor.

“Simulasi AKM ini terkendala dengan jaringan internet dan keterbatasan peralatan komputer atau laptop. Kamipun sudah memanggil teknisi alhasil setelah di cek teknisi, ya tetap jaringan internet disini masih menjadi kendala. Akhirnya kegiatan simulasi AKM memakan waktu lama pada saat siswa mengikuti simulasi,” terang Murniati..

Dia menjelaskan, untuk lebih meningkatkan sumber daya siswa dalam memahami sistem operasi komputer agar lebih aktif, tiap siswa dituntut untuk mengikuti dan memahami tahapan-tahapan kurikulum yang dicanangkan pemerintah secara nasional melalui simulasi AKM, sedangkan untuk jumlah siswa yang mengikuti ada 30 siswa dan berjalan secara bergantian.

“kami mengadakan simulasi secara mandiri, dimana dengan keterbatasan peralatan komputer/laptop hanya ada lima belas.laptop yg di pakai siswa dari pinjaman para Guru dan dari sekolah SMP. Kegiatan ini kita laksanakan sebagai satu langkah untuk melihat kemampuan dan kompetensi siswa,” ungkap Murniati.

Namun dia mengaku, dalam berbagai upaya yang dilakukan itu dibatasi dengan jaringan internet (Wi-Fi) dan penyediaan komputer yang tidak memadai, dengan kegigihan dan perjuangan dirinya kegiatan simulasi AKM tetap dilaksanakan.

“Saya sampai tidak bisa tidur memikirkan kendala simulasi AKM, tentang kendala jaringan internet, tapi saya tetap berusaha semaksimal mungkin untuk terlaksananya kegiatan ini, karena ini termasuk kewajiban dan tanggung jawab sebagai kepala sekolah,” Katanya.

Walau demikian, dia akan terus berupaya untuk mencari solusi lain, terkait berbagai kendala tersebut, agar AKM dapat berjalan dengan baik.

“Karena masalah jaringan yang memang kosong, ditambah lagi dengan minimnya penyediaan laptop atau komputer, dan kamipun tidak bisa memaksakan untuk memasang Wi-Fi, bukan tidak mau, tapi karena keterbatasan anggaran. Maklum masih banyak kebutuhan sekolah lainya yang harus disediakan. Sedangkan untuk kebutuhan laptop yang masih kurang, kiranya bisa ada kebijakan dan diberikan solusi oleh Dinas atau Pemerintah,” harap Murniati

Untuk di ketahui, salah satu fokus Asesmen Kompetensi Nasional 2021 adalah mengukur Literasi Membaca dan Numerasi. Soal yang diujikan di AKM ini bukan sekadar hafalan.

AKM ini bertujuan untuk mengukur kemampuan berpikir atau kognitif siswa. Jadi soal yang disajikan bakal menguji kemampuan berpikir, dan juga mengasah nalar dari teks bacaan dan hitung-hitungan siswa.(Timmy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here