“Ngebet” Mau Menjadi Anggota DPR-RI Siapin Modal Rp 5 Sampai 15 Miliar, Kepala Daerah Ratusan Miliar

0
521
Foto ilustrasi

TRABAS.CO – Indonesia akan segera memasuki tahun politik di 2024 mendatang. Di tahun depan, rakyat Indonesia akan memilih Presiden dan wakilnya di parlemen serta kepala-kepala daerah.

Salah satu topik yang dibicarakan menuju pemilihan adalah biaya kampanye. Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Periode 2014-2019 Fahri Hamzah blak-blakan perihal modal minimal yang diperlukan untuk mendapatkan posisi ini.

Hal itu dibeberkan Fahri dalam program “Your Money Your Vote” CNBC Indonesia, Rabu (24/5/2023) malam. Mulanya, Fahri menceritakan kalau seseorang yang hendak menjadi calon anggota DPR RI memerlukan modal di kisaran Rp 5 miliar hingga Rp 15 miliar.

“Itu permainannya gitu. Tentu ada orang-orang kaya yang merem saja dia nggak perlu ke dapilnya, dia cuma kirim truk logistik, dia kirim uang, dia kirim segala macam, dan orang ini di DPR nggak pernah berbicara, nggak pernah menyatakan pendapat, tapi setiap tanggal 20 Oktober per lima tahunan dia dilantik. Kenapa? Karena uangnya banyak betul orang ini,” ujarnya.

Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat Indonesia itu menilai hal tersebut merupakan peringatan bagi pemilu tanah air. Tidak ada lagi politik gagasan, melainkan politik logistik.

Selain itu, untuk kepala daerah, ada calon gubernur yang menandatangani pinjaman di belakang layar puluhan miliar bahkan saya dengar sampai ratusan miliar untuk satu kepala daerah, ” ungkapnya.

Kalau kita lihat pernyataan Bang Fahri Hamzah, untuk menjadi anggota DPR-RI saja harus mengeluarkan uang sebesar Rp 5 sampai 15 Milliar.

“Nah, DPR RI saja sebesar itu, bagaimana kalau anggota DPRD di daerah. Berapa dana yang harus di kucurkan? Apalagi, kepala daerah juga mengeluarkan dana sampai ratusan miliar. (Bay/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here