Penganiayaan Wartawan di Tuba Akhirnya Tertangkap, Ini Kronologinya?

0
102

 

Bandar Lamung, travazm.cPenganiayaan Wartawan di Tuba Akhirnya Tertangkap, Ini Kronologinya?– Kronologis kejadiannya, dalam perjalanan, mereka diikuti dari belakang oleh dua mobil yaitu mobil Toyota Rush warna putih tanpa plat dan mobil Suzuki Ertiga warna silver.

Selama di perjalanan mobil tersangka menyerempet mobil yang digunakan oleh korban sebanyak 3 kali, lalu korban masuk ke arah parkiran Karaoke Genza. Setibanya di parkiran, tiba-tiba para pelaku memecahkan kaca mobil korban dan saksi saudara Akip keluar dari mobil dan melarikan diri.

Sedangkan korban saudara Holidi langsung dianiaya oleh para pelaku dengan cara dibacok pada bagian paha sebelah kanan, lalu korban berusaha untuk keluar dari mobil. Namun pada saat keluar, para pelaku membacok paha kiri, bagian pantat sebelah kiri, betis dan lengan sebelah kiri. Kemudian para pelaku melarikan diri.

Informasi yang didapat motif pelaku terhadap korban adalah masalah pribadi pelaku kepada korban, yang sebelumnya sudah sering ada perselisihan.

Polres Tulang Bawang melalui Tekab 308 Presisi menindak lanjuti laporan tersebut dan hari sabtu tanggal 24 Februari 2024 sekira jam 05.30 Wib, berhasil melakukan penangkapan terhadap para tersangka di Desa Sukarami Kecamatan Buay Sandang Aji Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan Provinsi Sumatera Selatan.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Umi Fadillah Astutik,S.Sos.S.I.K.M.Si, mengatakan penangkapan tersangka tindak pidana penganiayaan yang dialami wartawan ini sudah berhasil di tangkap sebanyak 3 tersangka dari 4 tersangka dan 1 tersangka lainnya atas nama Agus masih dilakukan pengejaran dan statusnya sekarang DPO.

Adapun barang bukti yang didapatkan yaitu satu buah tas selempang warna coklat, satu dompet warna cream, satu dompet warna hitam, satu bilah badik dengan gagang warna coklat terbuat dari kayu dan sarung warna coklat terbuat dari kayu, satu bilah badik dengan gagang warna hitam dan sarung warna coklat gelap, satu unit handphone merek Nokia berwarna biru, satu unit Handphone android merek Realme warna biru laut, satu unit Handphone merk Oppo A57 warna biru langit, satu unit Handphone merek Oppo A57, satu unit kendaraan Toyota Rush warna Putih Nopol B 2109 BZC, satu buah kartu ATM BRI.

Kombes Pol Umi menambahkan kepada tersangka akan dikenakan Pasal 170 ayat 2 ke 2 KUHP tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama yg mengakibatkan korban luka berat dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 9 tahun, jelasnya. (Bay/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here