PKK Pekon Kota Batu Bersama Mahasiswa KKN Unila dan STIT Tanggamus Membuat Tanaman Obat Keluarga (TOGA)

0
408

Tanggamus, trabas.co – Tim Penggerak PKK pekon kota batu kecamatan kotaagung kabupaten tanggamus melaksanakan pembuatan dan pembersihan Taman Obat Keluarga (TOGA) yang berada di Gg. Alamanda RT. 05 Pekon Kota Batu Kecamatan Kotaagung Tanggamus, Jum’at (14/07/2023).

Turut serta dalam kegiatan tersebut Kepala Pekon Kota Batu Slamat Riyadi beserta aparatur pemerintahan pekon kota batu, Pendamping Lokal Desa Yuliana, SH, mahasiswa KKN Universitas Lampung (Unila), Mahasiswa KKN Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Tanggamus dan linmas.

Tanaman obat keluarga (TOGA) merupakan tanaman yang bisa ditanam atau dibudidayakan di pekarangan rumah dan mempunyai manfaat sebagai obat-obatan herbal tradisional.

Sebenarnya menanam tanaman obat keluarga (TOGA) adalah pola hidup yang sederhana, yaitu dengan memanfaatkan tumbuh-tumbuhan yang bisa dijadikan sebagai obat herbal dalam kehidupan sehari-hari karena setiap tumbuhan tersebut mempunyai manfaat tersendiri untuk mengobati penyakit tertentu.

Setiap keluarga dapat membudidayakan tanaman obat secara mandiri dan memanfaatkannya, sehingga akan terwujud prinsip kemandirian dalam pengobatan keluarga dan menjadikan tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai obat herbal dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua PKK Pekon Kota Batu Zahlina mengatakan bahwasannya kegiatan yang kita lakukan yaitu pembuatan dan pembersihan TOGA (Tanaman Obat Keluarga).

”Adapun kegiatan Toga ini yaitu salah satu program dan perintah dari kecamatan yang harus diselenggarakan di pekon-pekon,” jelasnya.

Lebih lanjut zahlina mengatakan, ”Kita melaksanakan pembuatan dan pembersihan Toga ini untuk persiapan lomba yang jadwalnya belum kita ketahui,” katanya.

”Kegiatan ini melibatkan aparat pekon, ibu-ibu PKK, Mahasiswa KKN Unila dan STIT Tanggamus,” tutupnya.

Ardi Mahasiswa KKN Unila mengatakan, kami hari ini melaksanakan kegiatan pembuatan Toga bersama ibu-ibu PKK pekon Kota Batu beserta rekan-rekan dari mahasiswa KKN Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Tanggamus.

”Toga yaitu tanaman obat-obat keluarga yang bisa dibudidayakan dilingkungan perumahan warga,” ungkapnya.

”Kegiatan ini juga merupakan program kerja dari kegiatan KKN kami,” jelasnya.

Kegiatan ini merupakan salah satu proker yang dapat kami lakukan di dalam rangkaian proses Kuliah Kerja Nyata (KKN). Kegiatan ini penting dilakukan agar masyarakat mengetahui dan memanfaatkan tanaman-tanaman obat yang ada disekitar untuk mengobati penyakit-penyakit tertentu sebelum memutuskan untuk melakukan pengobatan medis yang menggunakan obat-obatan kimia.

Ardi lebih lanjut mengatakan, Seperti kita ketahui saat ini masyarakat sudah melupakan obat-obat herbal dan beralih ke obat-obat industri.

”Maka dari itu kami membuat program supaya masyarakat ingin kembali menanam obat-obat keluarga ini. Sebagai upaya terhadap kesehatan masyarakat,” harapnya.

”Seiring berjalannya waktu dimana obat-obatan mahal untuk dibeli, semoga masyarakat terdorong kembali menggunakan obat-obat tradisional yang boleh dikatakan bebas dari komponen bahan-bahan kimia yang memungkinkan dapat berakibat fatal bagi kesehatan tubuh,” tutupnya.

Mahasiswa KKN Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Tanggamus Masrohan mengharapkan mudah-mudahan dengan adanya Toga ini kita semua bisa membuat obat herbal.

”Banyak obat-obat yang ditanam disini seperti serai, lengkuwas, kunyit, bunga patah tulang dan banyak tanaman lainnya,” bebernya. (Jef/imo/yhs/bdh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here