Warga KBSB Lampung Timur Diminta Terus Turut Serta Dalam Pembangun Dan Ekonomi

0
397

Lampung Timur, Trabas.co – Bupati Lampung Timur Dawam Rahardjo mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kepada seluruh warga, khususnya Keluarga Besar Sumatera Barat (KBSB) Lampung Timur yang telah berperan aktif membangun dan memajukan daerahnya.

Dawam Rahardjo minta kepada warga KBSB terus turut serta membangun Kabupaten Lampung Timur dalam semua bidang .

Saya hadir untuk yang pertama kalinya dalam acara Pelantikan Kepengurusan KBSB Kabupaten Lampung Timur ini, dan melihat sendiri bagaimna warga KBSB bahu membahu bekerjasama dengan pemerintah membina hubungan silaturahmi antar sesama, suku, agama dan budaya, kata Dawam Rahardjo .

Hal itu itu disampaikan Dawam Rahardjo dalam sambutanya saat pelantikan Pengurus KBSB Lampung Timur periode 2022 – 2027 di Way Jepara Lampung Timur, Sabtu 12/11/2022.

Hi.Afdi Muslim Bin Muswardi Taher Ketua KBSB Provinsi Lampung, usai melantik pengurus terpilih beramanah agar seluruh pengurus bisa menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik, sesuai AD/ART organisasi.

Afdi Muslim dengan secara lansung menitipkan warganya kepada Bupati Dawam Rahardjo, selanjut nya Afdi menyampaikan kepada seluruh “Warga Lampung Asal Sumatera Barat” tetap menjaga silaturahmi sesuai dengan pepatah Minang, “DIMA BUMI DI PIJAK DISITU LANGIK DI JUNJUANG”.

” Kepada Bapak Bupati kami titipkan warga kami yang berada di Lampung Timur”, kata Afdi.

Ketua KBSB Lampung Timur terpilih Al Amin Iqhwan, menjelasjan tentang arti dari tema ” Kusuik Mampaarek, Saua Mampatagok”.
Artinya, kusut belum tentu tidak baik, dengan mencontohkan Jembatan Akar yang berada di salah satu kecamatan di Kabupaten Pesisir di Sumatera Barat, akar yang kusut bisa dijadikan alat penghubung (jembatan) di bantaran sungai, Sua atau yang sering disebut dengan istilah “Basaua” artinya akar yang bersilang tak menentu ( acak acakan) bisa mepererat/ memperkuat sebagai tali jembatan, ujar Iqhwan atau Iid sapaan akrabnya.

Dalam kesempatan ini Iqhwan menyerahkan cindera mata berupa Tungkek/tongkat kebesaran khas “Minangkabau” kepada Bupati Dawam Raharjo, serta makana khas Minang “Lamang Tapai”.
Selanjutnya Dr. Febriswan selaku Ketua Pembina juga menyerahkan cindera mata berupa Tungkek kebesaran “Minangkabau” kepada Ketua KBSB Provinsi Lampung.

Tungkek tersebut adalah salah satu alat/senjata penjaga diri yang dipakai dalam pengangkatan atau pemberian gelar Datuk di Minangkabau Sumatera Barat.(Herman Hosen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here