Juniardi Pastikan Jika Terpilih, Tidak Ada “Budaya Upeti”

0
604

TRABAS.CO (Lamsel –Menjelang konfrensi Provinsi (Konferprov) PWI Lampung, keluhan sejumlah pengurus PWI daerah mulai terdengar. Salah satunya adanya sumbangan dana (upeti). Calon ketua PWI Lampung Juniardi SIP MH memastikan tidak ada namanya upeti yang menjadi beban pengurus PWI daerah.

“Jika ada garis tangan saya menjadi ketua PWI Lampung ke depan, maka saya pastikan tidak ada lagi budaya upeti di organisasi PWI, mari kita berdemokrasi yang baik,” janji calon ketua PWI Lampung, Juniardi, SIP, MH, saat berkunjung menyerap aspiarasi pengurus PWI Kabupaten Lampung Selatan dan PWI Tulang Bawang Barat, Selasa (2/11/2021).

Adanya keluhan upeti jawaban dari pertanyaan sekretaris PWI Lamsel, Sabda Fajar saat sesi tanya jawab usai penyampaian visi misi bakal calon Ketua PWI Juniardi, di sekretariat PWI Lamsel.

”Seperti kita ketahui bersama, PWI sukses menggelar Persiwo beberapa hari yang lalu. Akan tetapi saya dan rekan-rekan yang lain berfikir tidak adanya keterbukaan anggaran, malah kami PWI Lamsel dikenakan sumbangan,” kata Sabda kepada Juniardi yang juga Wakil Ketua Bidang Pembelaan Wartawan PWI Lampung.

Menanggapi hal ini, Juniardi akan mengubah budaya di dalam berorganisasi di mana PWI yang merupakan organisasi tertua yang memiliki marwah yang diakui oleh publik. Selain itu perlu diingat PWI merupakan lembaga publik yang tentunya sebagian menggunakan anggaran pemerintah yang harus dipertanggungjawabkan.

“Soal pungutan atau upeti apapun bentuknya tidak akan pernah terjadi lagi. Kita akan hilangkan kebiasaan itu, karena ini sangat membebankan daerah. Marwah PWI harus dijaga, PWI juga lembaga publik yang sebagian menggunakan anggaran pemerintah yang harus dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.

Selain menyerap aspiarasi, mantan Ketua Komisi Informasi Publik (KIP) Provinsi Lampung Juniardi, meminta restu dan dukungan dari seluruh anggota PWI Lamsel untuk pencalonannya. Untuk itu dirinya juga berjanji akan memperjuangkan aspirasi anggota PWI kabupaten dan kota agar PWI Lampung menjadi lebih baik pada periode mendatang.

”Ketika saya dikasih kepercayaan dengan rekan-rekan, amanah tersebut akan saya pertanggungjawabkan. Kita akan hilangkan kebiasaan buruk, seperti soal pembuatan atau perpanjangan kartu PWI yang terhambat atau ditahan untuk kepentingan lainnya. Mari kita berbenah bersama. Semua harus transparan, mulai dari daerah maupun provinsi,” ungkap Juniardi mantan jurnalis Lampost ini.

Ketika di singgung siapa pasangannya, Juniardi mengatakan, Konferprov PWI hanya memilih calon ketua, dan bukan memilih pasangan. Dan itu akan disampaikan ketika dirinya terpilih menjadi ketua PWI periode 2021-2026.

”Untuk pasangan nantinya, itu hak ketua yang terpilih. Bisa saja saya memilih Muslim Pranata sebagai Sekretarisnya, Bang Sabda, atau yang nantinya kalah di ajang pemilihan,” candanya bersama para anggota PWI cabang Lamsel. (adien/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here