Kepala Dinas Pendidikan Tanggamus Membuka Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka Bagi Guru SMP

0
496

Tanggamus, trabas.co – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tanggamus Yadi Mulyadi, ST, MM membuka kegiatan workshop Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) Se-Kabupaten Tanggamus yang bertempat di SMP Negeri 1 Kotaagung Timur. Kegiatan pembukaan ini dilaksanakan secara serentak, Kamis (22/06/2023).

Untuk beberapa subrayon yang ada dikabupaten tanggamus yang menyelenggarakan workshop Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) mengikuti pembukaan secara virtual.

Tujuan kegiatan Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka adalah Meningkatkan kompetensi peserta didik melalui pembinaan guru dalam merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi pembelajaran sesuai dengan program dan kebijakan merdeka belajar.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tanggamus Yadi Mulyadi, ST, MM dalam sambutannya mengungkapkan bahwa keberhasilan pendidikan di setiap satuan pendidikan adalah dengan mewujudkan kolaborasi yang harmonis di antara warga sekolah.

“Pentingnya kolaborasi yang harmonis dalam Kurikulum Merdeka, karena hal itu dapat memudahkan keberhasilan yang maksimal di satuan pendidikan mana pun,” ungkapnya.

“Tugas guru salah satunya adalah mengamalkan ilmu, untuk itu guru harus senantiasa mengupdate ilmunya sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan yang berkembang di masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut Kadis menyampaikan Perkembangan di bidang pendidikan saat ini tentang Kurikulum Merdeka Belajar. Guru harus tahu sejak dini sehingga ketika diminta untuk melaksanakan kebijakan tersebut harus siap secara ilmu, mental, perangkat, penilaian dan lain sebagainya.

”Ada hal-hal baru dalam Kurikulum Merdeka Belajar termasuk perangkatnya. Ketika kita siap maka akan tepat dalam pelaksanaan kebijakan tersebut, “ tambahnya.

”Seperti diketahui, salah satu tujuan Kurikulum Merdeka adalah mengejar ketertinggalan pembelajaran yang disebabkan oleh pandemi covid-19. Selain itu, Kurikulum Merdeka dirancang agar pendidikan di Indonesia bisa seperti di negara maju, sehingga siswa diberi kebebasan dalam memilih apa yang diminatinya dalam pembelajaran,” bebernya.

”Implementasi Kurikulum Merdeka merupakan alternatif program strategi transformasi pendidikan yang diharapkan dapat mengatasi krisis pembelajaran di Indonesia,” jelasnya.

”Harapannya dengan Implementasi Kurikulum Merdeka dapat terwujudnya pelajar yang berkompetensi global dan berkarakter Pancasila yang diproyeksikan dalam enam dimensi Profil Pelajar Pancasila yaitu Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, berkebhinekaan global, bergotong-royong, kreatif, mandiri dan berpikir kritis,” harapnya. (Jef/Imo/Yhs/Bdh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here