Ketua DPC Gerindra Tanggamus Memberikan Pesan Di Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2023

0
411

Tanggamus, trabas.co – Nilai-nilai Pancasila harus menjadi pola hidup, pola perilaku bagi generasi muda. Jika dipedomani, maka negara akan semakin maju.

Hal ini dijelaskan Ketua DPC Gerindra Kabupaten Tanggamus Drs. H. Mukhlis Basri, M.Si saat dikonfirmasi Trabas.co dan dimintai tanggapan terkait peringatan Hari Lahir Pancasila, Kamis (01/06/2023).

“Pada prinsipnya nilai-nilai lahirnya pancasila itu bisa menjadi pola hidup dan pola prilaku bagi generasi muda. Rasa memiliki akan negara ini, bangsa ini mestinya lebih tinggi,” ungkapnya.

Ia berharap penerapan nilai-nilai pancasila yang terkikis bisa kembali lagi karena prinsip yang terkandung dalam pancasila itu bisa dijalani.

“Pancasila harus menjadi pedoman hidup bangsa indonesia, pedoman hidup bagi generasi muda. Kalau dipegang teguh maka Insya Allah negara ini semakin bagus dan lebih maju,” tegas Anggota DPRD Provinsi Lampung itu.

Drs. H. Mukhlis Basri, M.Si yang juga Bakal Calon Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Dapil Lampung IV pada Pemilu 2024 yang akan datang menyampaikan tiga pesan dalam memperingati Hari Lahir Pancasila di tahun ini.

Pesan pertama adalah Pancasila ditetapkan sebagai dasar ideologi negara untuk mempersatukan bangsa di dalam perbedaan.

“Oleh sebab itu, kita harus ingat bahwa kita harus bersatu di dalam keberbedaan yang sangat beragam,” katanya.

Pesan kedua, cara mengelola perbedaan harus dengan cara-cara yang demokrasi.

”Sebab terlalu banyak perbedaan yang tidak dikelola secara demokratis akan menghasilkan ketidak adilan,” jelas Mantan Sekda Tanggamus tersebut.

Pesan ketiga adalah demokrasi akan liar jika tidak dikawal oleh hukum.

“Bagaimana kita mengembalikan segala persoalan di dalam proses demokrasi itu berlandaskan hukum,” ujarnya Kader Partai Besutan Prabowo tersebut.

Lebih lanjut Drs. H. Mukhlis Basri Mengatakan masyarakat saat ini arus mampu beradaptasi dengan setiap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

”Seperti dalam era digital yang memberikan pelayanan cepat kepada seluruh masyarakat lintas generasi. Jika pemerintah tidak tanggap terhadap perkembangan itu, maka masyarakat akan lebih banyak berinteraksi secara digital dengan dunia luar,” ujarnya.

“Sehingga rasa nasionalisme masyarakat akan tergerus secara pelan tapi pasti. Oleh sebab itu pemerintah harus menyesuaikannya dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” ucapnya. (Jef/imo/yhs/bdh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here