Operasional Pabrik Terganggu Mengakibatkan Karyawan PT. PLP Tidak Bekerja

0
158

Way Kanan, trabas.co – Imbas dari kegiatan protes 4 (empat) Kecamatan dan 8 (delapan) Kampung di Way Kanan yang terdiri dari 4 ( (empat) Kecamatan ; Bumi Agung, Bahuga, Negeri Agung dan Blambangan Umpu dan 8 (delapan) Kampung yang berada di wilayah ke 4 (empat) Kecamatan tersebut yaitu Kampung ; Bumi Agung, Karangan ,Tanjung Dalam, Mulyoharjo, Giri Harjo, Gedung Harapan, Gedung Menong, dan Sri Rejeki yang semuanya ada di lingkungan dengan PT. Palm Lampung Persada ( PLP) Way Kanan melakukan aksi terhadap perusahaan tersebut, yang dinilai tidak mementingkan lingkungan sekitar, maka hingga berita ini dinaikkan operasional PKS PT.PLP terganggu, Senin 22 /04/2024.

Ferry Antosa sebagai Humas PT. PLP ketika di hubungi Awak Media Trabas sehubungan dengan hal tersebut mengatakan ” Operasional PKS PT. PLP sangat terganggu dengan adanya penutupan akses jalan lintas cpo dan pemutusan aliran air, yang dampaknya;

1.Stock cpo yang makin hari makin banyak dan kualitas cpo makin hari makin menurun.

3. Kurangnya sumber air utk proses pengolahan TBS di PKS.

2. Stock BBM untuk mesin dan alat-alat penunjang lainnya di PKS semakin hari semakin berkurang sehingga nantinya kegiatan operasional dan proses pabrik dapat terhenti, Urai Ferry

” Oleh karena itu mohon kepada petani plasma dan masyarakat dapat memaklumi situasi yang sedang terjadi sekarang ini dan mohon kerjasamanya utk mencari solusi penyelesaian terbaik.

Namun apa bila petani/masyarakat dapat secepatnya membantu terutama membuka akses jalan lintas cpo, maka kami pastikan hari ini juga PKS PT. PLP akan kembali terima TBS dan beroperasi kembali, ungkap Ferry.

” Dampak dari hal tersebut di atas maka kegiatan karyawan mulai dari panen, perawatan tanaman di pabrik mulai Hari ini Senin 22/04/2024 Karyawan PT. PLP diliburkan sampai batas waktu yang tidak bisa di tentukan, karena blm ada tanda tanda penyelesaian yang konkrit. Tutup Ferry Antosa.

(Petrus Sumarno)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here