Rekoleksi Pasutri Paroki Trinitas Bangunsari

0
380

Oku Timur, trabas. co – Paroki Trinitas Bangunsari menyelenggarakan rekoleksi khusus untuk pasangan (pasutri) keluarga pengurus inti DPP Trinitas Bangunsari yang bertempat di Aula Paroki Trinitas Bangunsari BK 3, Belitang OKU Timur, Provinsi Sumatera Selatan, Kamis 18/05/2023.

Kegiatan yang diikuti oleh 42 pasang peserta dan 10 panita ini berlangsung pukul 07.30 . -16.00 WIB dengan mengambil tema “Keluarga Bersyukur Atas Anugerah Iman”
Beberapa pasutri terlihat menggunakan baju yang berpasangan atau yang dikenal dengan baju couple.

Rekoleksi dengan tema “Keluarga Bersyukur Atas Anugerah Iman ” ini dibawakan oleh RP Andreas Nugroho, SCY dan tim yaitu Bapak Bambang dan Istri, Saudara Yosafat Bromo Sumarnoto, S.Psi yang berasal dari Rumah Retret Giri Nugraha, Keuskupan Agung Palembang

RP Emilianus Etriodismas, SCY selalu Romo Paroki Trinitas Bangunsari dalam penyampaiannya menyampaikan ” Romo Nugroho dan Timya kami undang pada kegiatan ini karena Beliau memang dari Komisi Keluarga Keuskupan Palembang dan ahlinya di dalam hal perkawinan, Urai Romo Emil, panggilan akrabnya.

” Materi-materi yang berhubungan dengan perkawinan ini dibicarakan dengan suasana yang santai, seperti di sela-sela pembicaraan para peserta di ajak untuk saling bertatapan dengan pasangannya masing-masing dan menari bersama dengan iringan lagu Gemu Famire. Selain itu, para peserta juga diberikan materi melalui video-video yang menarik.

“Tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk memperkuat ikatan perkawinan antar suami istri, menyegarkan kembali hubungan antar suami istri, dan agar pasangan suami istri di paroki kita ini semakin menghayati kegembiraan kasih dalam keluarga.

Selain itu tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memberikan peneguhan kembali kepada pasangan suami istri dalam menghayati kehidupan perkawinan mereka sebagai relasi cinta dengan lebih baik lagi. Kami harap cinta mereka disegarkan kembali supaya apa yang diucapkan mereka ketika menikah, semakin lama semakin sempurna. Sebab seringkali berbagai permasalahan dalam kehidupan perkawinan muncul karena cinta mereka setelah sekian tahun perkawinan, semakin lama semakin hambar,” Tutup Romo Emil

Albertus Ruswanto selalu Ketua panitia berharap ” Kami ingin umat yang mengikuti kegiatan ini mendapat kepuasan dan merasakan manfaat dari kegiatan ini sehingga mereka dapat membagikan pengalaman mereka kepada orang lain, karena para peserta rekoleksi ini adalah pengurus gereja semua, Ungkap Ruswanto

Adapun tanggapan Romo Nugroho setelah selesai acara ini tentang keluarga di paroki , “Pasangan suami istri yang ke gereja sama-sama sambil gandengan tangan sangat menyentuh hati saya, sehingga saya sebagai imam merasa bangga bahwa saya juga diingatkan tentang relasi keluarga dalam biara. Di sisi lain saya sangat sedih melihat hal-hal seperti perpisahan, konflik berlebihan dalam keluarga, dan lain sebagainya.Semoga semakin banyak dan seringnya pasutri mengikuti kegiatan kegiatan rekoleksi ataupun seminar keluarga bisa semakin menambah wawasan pasutri dalam mengarungi kehidupan rumah tangga yang harmonis, kata Romo Nugroho.

Sepasang suami istri, Koko dan Ayu salah satu pasutri dari Stasi Antonihs Padua juga memberikan tanggapan mereka terkait kegiatan ini. “waduh….luar biasa….Kegiatan ini sangat bagus karena dengan mengikuti kegiatan ini kita dapat mendapat ilmu tentang bagaimana cara membina keluarga yang baik agar keluarga kita bisa lebih harmonis lagi,,semoga kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai disini dan di kasih kesempatan juga pada keluarga katolik lainnya” ucap mereka.
(Petrus Sumarno)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here