Calon DPD RI Farah: Pemilih Pemula Bagian Penting Pemilu 2024

0
273

Lampung Selatan, trabas.co – Pemilih pemula merupakan bagian penting pada perhelatan Pemilu 2024, yang bakal dilaksanakan pada 14 Februari 2024. Pasalnya, pada Pemilu 2024, sekitar 60 hingga 70 persen pemilik suara adalah pemilih pemula atau pemilih kedua.

Demikian disampaikan Calon DPD RI Dapil Lampung Farah Nuriza Amelia saat menjadi pemateri dalam acara Rapat Kerja Cabang (Rakercab) DPC PDI Perjuangan Lampung Selatan (Lamsel), Selasa (19/9). Hadir dalam acara Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung Sudin beserta pengurus DPD lainnya, Ketua DPC PDI Perjuangan Lamsel Nanang Ermanto serta kader dan simpatisan PDI Perjuangan se-Lamsel.

Dalam kesempatan itu, Farah mengatakan, pemilih pemula merupakan salah satu bagian penting dalam proses pemilu. Pemilih pemula masih berada pada tahap awal untuk mempraktikkan demokrasi, khususnya demokrasi elektoral.

Menurut Farah, minat dan perhatian para pemilih pemula merupakan sesuatu yang perlu diperhatikan kandidat yang mencalonkan diri pada pemilu 2024. “Para kandidat harus memutar otak untuk menarik minat dan perhatian para pemilih pemula dengan menawarkan sesuatu yang menarik dalam hal positif,” ujarnya.

Farah pun berharap, penyelenggaraan Pemilu 2024 dapat memberikan iklim yang sehat, utamanya tidak mengarah pada praktik SARA dan diskriminasi. Hal ini tentunya membutuhkan peran serta dari pihak lain, seperti media dan institusi pendidikan.

“Politik itu memang sesuatu yang tidak selalu sesuai dengan harapan. Namun, ketika kita tidak peduli dengan politik, justru kita yang dipolitisi. Maka, kepedulian kita sangat menentukan jalannya demokrasi. Jangan sampai kita hanya menjadi objek politik,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung, Sudin mengatakan, pihaknya telah menyiapkan strategi khusus guna menjaring suara pemilih muda dari kalangan generasi milenial dan generasi z pada Pemilu 2024.

“Saya sudah mengarahkan, bahkan merekrut teman-teman kaum milenial dan lain-lain. Jadi semua gerakan kami rekrut semua. Terutama milenial dan gen Z, karena mereka termasuk pemilih paling banyak,” ujar Sudin.

Dalam rangka menggaet suara milenial dan Gen Z tersebut, Sudin juga mengatakan, pihaknya juga telah membentuk ‘Komunitas Juang’, dengan berisikan para kaum milenial dan Gen Z. Nantinya, komunitas tersebut bakal aktif menjalani program-program partai, tentunya, melibatkan langsung kedua kelompok pemilihan muda tersebut di Provinsi Lampung.

“Kita ini partai yang sudah eksis, harus mendarahkan program-program yang pro masyarakat. Tadi detailnya, untuk milenial seperti nanti ada diskusi pengelolaan dan penangan sampah hingga penanaman terumbu karang, dan lain-lain,” terang dia.

Lebih lanjut Sudin menambahkan, DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung juga telah melangsungkan survei terhadap hal-hal lebih digemari para milenial dan Gen Z di Lampung dalam urusan kegiatan politik. “Ini jadi fokus kami, nantinya akan dijadikan paket program untuk dilakukan dengan banyak melibatkan anak-anak muda,” tandasnya. (Tt).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here