Syahrul Syah Bantah Soal Pernyataan Ketua DPD Apindo Sebut Video ASN Viral Itu Tidak Benar dan Hoaks

0
650
Pernyataan Kabag Kesbangpol Lampung Timur, Syahrul Syah soal videonya yang viral. Akun tiktok @Barakcodam

TRABAS.CO, BANDARLAMPUNG – Terkait viralnya video Kabag Kesbangpol Lampung Timur, Syahrul Syah yang diunggah oleh akun tiktok @Barakcodam soal pungutan biaya tiket masuk Pekan Raya Lampung (PRL) dibenarkan langsung oleh Syahrul.

Melalui unggahan akun tiktok @Barakcodam. Syahrul Syah mengatakan bahwa soal video itu memang ada. Kejadian ini sudah dua kali saya rasakan. Kejadian pertama walaupun staf saya sudah menunjukkan SPT. Saya tetap dimintai biaya tiket masuk sebesar Rp 10.000.

“Kemudian, kejadian kedua, itu ada videonya yang viral. Saya tetap dimintai tiket masuk sebesar Rp 20.000 walaupun staf saya sudah menunjukkan SPT, ” ucap Syahrul melalui video yang diunggah.

Syahrul meluruskan bahwa kedatangan kami ke PRL bukan menjadi pengunjung. Bukan untuk menonton artis. Namun, kami adalah petugas yang diperintahkan oleh Bupati.

“Jadi sekali lagi, kami ditugaskan secara resmi oleh bupati untuk meramaikan stan. Bukan disuruh menonton artis. Ada agendanya dan ada jadwalnya, ” tegas dia

Oleh karena itu, ia berpesan semoga PRL ke depannya lebih baik. Sesuai tujuan dari PRL itu sendiri yaitu promosi daerah. Potensi daerah harus benar-benar ditonjolkan di PRL, ” tambah dia.

Sementara, pernyataan berbanding terbalik yang dilontarkan Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Lampung, Ary Meizari Alfian selaku penyelenggara.

Ary menyebutkan bahwa adanya video yang beredar di media sosial tentang seorang diduga ASN dari Kabupaten Lampung Timur terkait adanya pungutan liar pada pengunjung, panitia juga memastikan itu tidak benar dan hoaks.

“Kami pastikan bukan pungli, tapi itu petugas tiket resmi dari PRL. Oknum yang diduga ASN itu mau masuk tapi tidak bisa menunjukkan ID Card resmi, sehingga ia harus beli tiket,” ujarnya.

Berita sebelumnya, salah satu pegawai pemda kabupaten Lampung Timur merasa kecewa dan kesal saat dirinya di pungut biaya oleh panitia penyelenggara Pekan Raya Lampung (PRL) di PKOR Wayhalim Bandarlampung.

Diduga, pegawai tersebut bernama Syahrul Syah Kabag Kesbangpol Lampung Timur. Dalam video yang diunggah oleh akun tiktok @Barakcodam.

Syahrul mengatakan kekesalannya ketika dirinya dipungut biaya tiket masuk PRL meski telah menunjukkan SPT.

“Tiket tiga bayar iya. Pameran ini, pameran kabupaten. Bukan pameran mereka. Mereka ini penyelenggaraan. Anggaran Pemda. Bukan anggaran dari dari mereka, ” kesal Syahrul dengan sangat kecewa. (Bay)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here