Survei LSI: Elektabilitas Airlangga Hartarto Teratas

0
475

TRABAS.CO — Direktur Eksekutif Laboratorium Survei Indonesia (LSI) Albertus Dino memaparkan  hasil survei yang baru saja mereka lakukan. Hasilnya, Airlangga Hartarto menjadi nama yang paling banyak diinginkan dan dipilih dengan tingkat elektabilitas 19,2 persen, kemudian Ganjar Pranowo di urutan kedua dengan tingkat elektabilitas 14,3 persen disusul Prabowo Subianto 11,7 persen di urutan ketiga.

“Dalam penelitian didapati bahwa figur Capres 2024 yang diinginkan masyarakat dalam menghadapi dampak ekonomi dan sosial akibat Covid-19 adalah figur pemimpin yang mau bekerja melayani rakyat, bukan minta dilayani diinginkan oleh 83,6 persen responden,” ujar Albertus Dino di Jakarta, Senin, (17/1/2022).

Kemudian, lanjutnya, menurut 86,6 persen responden saat ini bangsa Indonesia membutuhkan pemimpin yang mau mendengar apa keluh kesah dan problema rakyatnya setelah itu bekerja keras menyelesaikan problema rakyatnya.

“Dan sebanyak 90,6 persen responden setuju bahwa saat ini bangsa Indonesia membutuhkan pemimpin yang bisa mengangkat taraf hidup dan kesejahteraan masyaraakat serta tegas. Namun terarah dalam menerapkan program programnya serta menegakkan peraturan,” lanjutnya.

Dijelaskannya, ketika 1.850 ditanyakan secara langsung nama yang akan dipilih sebagai presiden jika pilpres digelar di saat survei dilakukan maka nama Airlangga Hartarto menjadi nama yang paling banyak diinginkan dan dipilih dengan tingkat elektabilitas 19,2 persen. Kemudian Ganjar Pranowo di urutan kedua dengan tingkat elektabilitas 14,3 persen, Prabowo Subianto 11,7 persen.

Lalu, Kasad Jendral Dudung Abdurachman 6,2 persen, Sri Mulyani 4,1 persen, Basuki Tjahaya Purnama 3,7 persen, Ridwan Kamil 3,6 persen, Anies Rasyid Baswedan 3,5 persen, Gatot Nurmantyo 3,2 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 3,1 persen, Puan Maharani 2,7 persen.

Sementara itu, Tri Risma Harini 2,4 persen, Erick Thohir 1,4 persen, Muhaimin Iskandar  1,4 persen dan Mahfud MD 1,1 persen, dan yang tidak memilih sebanyak 18,4 persen.

Selain pertanyaan terbuka, 1.850 responden juga diberikan pertanyaan tertutup dengan menyodorkan nama nama tokoh di dalam kertas kuisioner, dengan pertanyaan  nama yang akan dipilih sebagai Presiden jika Pilpres digelar disaat survei dilakukan, kembali nama Airlangga Hartarto menjadi nama yang paling banyak diinginkan dan dipilih dengan tingkat elektabilitas 20,3 persen.

“Kemudian Ganjar Pranowo diurutan kedua denga tingkat elektabolitas 16,2  persen, Prabowo Subianto 15,2 persen, Kasad Jendral Dudung Abdurachman 7,1 persen, Gatot Nurmantyo 4,2  persen, Puan Maharani 3,7 persen, Anies Rasyid Baswedan 3,6 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 3,3 persen, Basuki Tjahaya Purnama 2,7 persen, Khofifah Indar Parawansa 2,7 persen, Ridwan Kamil 1,6 persen, Muhaimin Iskandar  2,4 persen. Sementara itu, Tri Risma Harini 1,4 persen, Sandiaga Uno 2,1 persen, Erick Thohir 1,4 persen dan yang tidak memilih sebanyak 12,3 persen,” urainya.

Direktur Eksekutif LS juga menjelaskan, hasil penelitian tentang Preferensi Masyarakat terhadap Dinamika Politik Nasional, jika pemilu digelar saat ini. “Dengan pertanyaa